Recycle Bin: datangpadaku...

kopi di depan saya hampir dingin, udara di luar mengingatkan waktu yang sudah saya habiskan diatas sofa lembut dengan buku yang agak koyak kulitnya.

mengingat-ingat minggu yang padat namun penuh warna. orang-orang yang datang dan pergi meninggalkan cerita. cerita seorang badut yang selalu tertawa namun hatinya terluka; wanita muda yang menangisi dua dunia yang berbeda; si periang yang menunggu keputusan yang sebenarnya pahit namun ditanggapi dengan manis; rekan berbagi ilmu yang datang kembali; ibu penjual roti yang mencuil sebagian kisahnya untuk saya perdengarkan, bu, saya terharu...; juga... alter ego yang berontak minta perhatian. lalu lalang mereka memang sudah usai, tetapi cerita yang ditinggalkan masih melenggang dalam pikiran.

satu kata yang menyatukan mereka: hati.

datangpadaku,

tumpahkan saja semua beban... mari bercerita,

walau saya hanya memiliki pulpen, kertas dan secangkir kopi yang bisa dibagi.

atau...

main layangan yuk?

                            

surat dari Mamet...

pagi-pagi gw buka fs, ada pending comment dari mamet. isinya:

oi bu!!
bu, ane mau sedikit bertanya neeh,,mohon jawabannya yah?

1. kalo ente buat iklan, lebih baik buat iklan yang JUJUR tapi gak menang award atau buat iklan yang TUKANG TIPU tapi menang award?
2. jadi copywriter di biro multinasional atau copywriter biro lokal?
3. menang gold di pinasthika atau silver di citra pariwara?
4. berguru iklan di singapore atau thailand?

tolong jawab dengan alasannya secara panjang lebar, otreh!!

thx

jawaban gw:

1. buat iklan yang JUJUR tapi MENANG AWARD!! ;) met, kejujuran itu nilainya tinggi. apa lagi lo punya tanggungjawab sebagai kreator iklan untuk menyampaikan pesen ke targetnya klien lo. coba lo liat iklan korporatnya Telkomsel. kalo saja mereka memakai talent tuna rungu boong-boongan, bisa2 citra Telkomsel jatuh.

2. jadi copywriter kok milih-milih sih met? multinasional atau lokal hanyalah packaging aja. esensi-nya sama. emangnya kalo beda 'packaging' trus proses kreatifnya beda? yang ngebedain gaji doang deh kayanya. nah, skarang yang jadi orientasi lo apa?

"iklan adalah bisnis dengan kata-kata, tetapi biro iklan dikerumuni oleh pria dan wanita yang tidak dapat menulis. mereka ini tidak tertolong seperti halnya orang bisu tuli di panggung Opera Metropolitan. sungguh menyedihkan bahwa kebanyakan pria yang bertanggungjawab di bidang periklanan sekarang ini, baik bironya maupun langganannya demikian tidak jujur. dunia bisnis menginginkan iklan yang hebat, tetapi angkat tangan terhadap pemilihan orang yang dapat menghasilkan iklan yang seperti itu"

3. setiap festival itu punya standar penilaian sendiri-sendiri.
award itu cuman bonus, met. seberapa besarnya award yang pernah diraih, jangan sampe bikin lo mati gaya sampe-sampe kreatifitas jadi mandul... coba tengok mas Garin? may be lo bisa dapet jawabnya.

4. kenapa harus berguru di singapore ato thailand? eropa iklan-iklannya simpel dan bagus lho! anyway, ngapain sih harus 'berguru'? David Ogilvy itu dulunya seorang juru masak di Paris. hingga dia mampu mengelola sebuah biro iklan, dia pelajari dari 'mengamati' kepala juru masaknya.  the point is: peka. nggak harus jauh-jauh kan?

so, jadi ke Singapore ato Thailand, met? ikut gue aja! ke Jerman, jualan Beer ;)

habis ketoprak, dugem.

aneh, eh? biarin. lihat ketoprak di TBY, hmm, very interesting. apa lagi penontonnya sangat spesial: warga Dlingo yang khusus datang menyaksikan lurah, anak, dukun kuda lumping serta tetangganya mementaskan lakon ketoprak yang didukung oleh salah satu funding untuk program rehabilitasi pasca gempa dari Jepang. semuanya spesial. saking penuhnya, saya harus lesehan di lantai demi karya lokal yang sudah jarang tampil di 'rumahnya' sendiri. boleh dibilang begitu? faktanya bahwa 'rakyat jogja' rindu dengan suasana yang terbangun di arena pertunjukkan ini, setelah invasi budaya global dan ketidakpedulian sebagian 'pelaku' yang terkait akan budaya miliknya sendiri, begitulah yang saya tahu dari riset kecil yang saya lakukan beberapa waktu lalu.

semakin merasa bersalah kemudian saya harus ke Boshe dengan pasukan nggak pernah capek: anak-anak kantor. oke deh, may be ini adalah waktunya bersenang-senang menyela 'the never ending story' yang menguras tenaga. tapi, hati masih menyesal karena nggak menyelesaikan ketoprak, padahal sebenarnya saya sudah jatuh hati dengan pertunjukan ini dari awal saya merasakan auranya, meski saya kesulitan memahami beberapa bahasanya. selama di Boshe, nothing spesial, pertunjukan Dewi Dewi dan Ahmad Dhani pun tidak mampu menggantikan kehebatan performa panggung seniman dadakan di Taman Budaya tadi. crowd-nya? biasa aja. bahkan membosankan. sorry...

go somewhere for raindrops?

'''''''''''''''''''''''falling rain'''''''''''''''''''''''''''falling rain'''''''''''''''''''''''''falling rain''''''''''''''''''''''''falling rain'''''''''''''''''''''''''

lagi-lagi keramaian menjaga gw. bedanya, gw ingin lari dari sesaknya bising itu, tawa mereka yang merayakan hari kelahiran, lagu-lagu familiar yang tidak gw kenal siapa penyanyinya, candaan mereka yang saling bersapa, hingga operator telepon yang sok sibuk (memang sibuk, mengingatkan seantero republik, kalau layanan ini itu untuk sementara tidak dapat digunakan, atau, telepon tujuan tidak dapat dihubungi!)

mau lari kemana? hujan. kemana saja langit membagikan keriangannya. puff...

pona

gw sadar kalau gw tidak sedang di negara Rusia yang tidak gw mengerti bahasanya. acara TV yang nggak gw ngerti iklan-iklannya, atau gimana caranya menawar sepotong roti di pasar.

kira-kira seperti itulah beberapa waktu belakangan, gw tidak banyak bertemu orang, bercakap-cakap dengan mereka (kecuali sama tukang parkir yang ramah itu), kegiatan di depan televisi-pun sudah berakhir sejak bertahun lalu (jadi jangan tanya saya soal siapa artis yang paling menarik saat ini!saya adalah orang yang terbebas dari candu TV, hahaha), arus komunikasi hanya terjadi lewat dunia maya yang gw akses hanya beberapa jam lamanya, lalu gw kembali menjadi PONA, person of no account, dan gw menikmatinya!

menikmati saat dimana ponsel tidak berdering (ini karena memang ponsel gw sekarat), jalan-jalan ke tempat yang disuka, dan kesenangan pribadi lainnya (boleh disebut begitu?). lagi-lagi membatasi ruang. inilah momennya.

(sorry ya Ga, jadi susah hubungi gw :)

hari ini hujan

prettydamngud_a: freak!!!! elo tu masi lebih hebat dari dia bo!

coffee freak: dari sisi mana bo?

lo under estimate kenapa?

manusiawi aja kok, kadang gw memaklumi pikiran gw yang ini

yang freak! hehehehe

kalo mikirin ini, gw jadi melankolis, dan bersemangat buat nyelesein cerita gw....  jadi ya gw biarin aja

nah, trus kurang apa lagi????

oo, ini dia, kadang gw mikir,, gw kurang apa ya.... gitu bok...

kurang kerjaan!!! hahaha

hehehehe... baru ini gw terbuka,,

SAPA?????

nggak ah

D**I????

hahahaha

ya uda, gw off!

maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!

lu juga kaga mau kasi tau gw!!!

udah ah, dimule dari sini aja ya,

KAGAK BISA!!!

males ah book, nggak penting,,,

sejarah hidup gw dimulai sejak sekarang, jadi sebelumnya, CLOSED! deal?

tapi dulu kan gada loncing!!!

halah, ya dah, loncingnya besok...

yuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuk! wah!!! gw belom punya bahan celaan!!!!! tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!!

udeeee..terima kalah ajaaa

KAGAK BISA!! masi spicles abis ketemu anggun!!!

jam 5 besok?

ok

langsung di lokasi kejadian aja,

trus dimane monyooooooooooooong!

pizza hut malioboro aja bok

okey!

bo gw cabs dulu yey!

oh, yes. SALAM BUAT NYOKAP. bilang makasih udah didoain...

OKAY!!!!!!!!!!!!! DEEEEEEEEEEEEEEE!!!

no more coffee, damn!

hidup saya menjadi sangat biasa beberapa hari ini. GUE NGGAK BOLEH MINUM KOPI LAGIIIIIII!!! atau lebih halusnya, 'lu mau masuk UGD lagi?!' dan dengan genitnya om dokter ugd menawarkan 'sun'-nya, alias suntik!! monyeeet...

*sms darimu cukup menolong, beibs. hal itu mampu mensubstitusikan kehadiranmu di malam keparat itu, huhuhuhu (kangen...)

hidup cuma sekali, jendral!! chapter 2

ternyata jeng Ninique bunny blue juga menuliskan hal yang sama seperti title post saya: hidup cuma sekali, jendral! dan saya hanya bisa comment:

hahaha, lucu sekali, tanpa janjian, tanpa kompromi, ternyata di saat yang sama kita menuliskan hal yang sama, lalu akhirnya, kita tertawa bersama...!!hoorayy..!
well, saya akan kembali meracuni...remember the domino effect? ingat bahwa kita memang extraordinary (kata ini memang berada pada posisi yang tepat, tanpa bermaksud menyombongkan diri, whatever lah, mau bagaimana kita berkata-kata, pada akhirnya hanya kita yang mengerti artinya, bukan begitu?)

well, setelah saya lihat dari kacamata skenario yang kejam, post ini hanya mencapai klimaksnya aja, solvingnya mana? atau kesadaran diri bahwa extraordinary thing itu bisa disebut sebagai solving? i don't think so..setelah pembicaraan kita di warung junk food tadi...
mau bagaimana pun, efek domino tadi pasti ada. mengingat rantai yang terjalin sudah begitu eratnya, dan masing2 saling meracuni. huaahh..!
udah nggak bisa kembali menjadi ordinary (bagi saya), karena hidup bisa jalan di tempat bahkan berhenti. well, well, well, mungkin management-nya yang perlu di rombak, dan sederet list yang sudah dibuat tadi direduksi menjadi sesuatu yang positif.
bagaimana, jeng? bunny blue-mu sudah punya teman lho..., tapi si monkey blue harus rela berbagi dengan ketat, secara sang self-manager memiliki strategi management yang jelas.

hidup memang cuma satu kali, jendral!!
dan saya masih belum merasakan sensasi puncak dari jejalan nikotin dan kafein dalam darah saya!! (btw saya rajin donor darah tuh!)..untung saya bukan maniak cokelat ya..bisa mati muda saya...!

terima kasih untuk percakapan tingkat tinggi-nya, ya, jeng. secara saya kesulitan menemukan lawan yang sebanding, hahaha (extraordinary effect)
dan persetan dengan reinkarnasi, who knows saya akan menemukan semua hal ini di kehidupan mendatang?! apa mau janjian aja?hahahaha

regards,
coffee freak!

begitulah, kesombongan di masa muda yang (lagi lagi ini penyakit!) suatu saat saya akan kembali mempertanyakannya!hahaha, foto yang kamu pasang, jeng. saya ijinkaaannnn!!! secara ada sayanya nyempil sekali, hahaha

well, kita lihat aja, what's next?!

hidup cuma sekali, jendral!

ini adalah sebuah testimonial yang gw suka dari sekian kata-kata yang pernah gw buat selama kemalasan gw akan menulis, untuk seorang 'Bunny Blue' yang berbicara tentang hidup.

i know you better than before. jangan sesalkan percakapan semalam, seperti pada akhirnya saya tidak jadi menyesal melakukan confession gila kemarin. seems like addict, yeah? memang begitu seharusnya. me and you have the same 'things', about life, the way we walk on our own life, yeah, something like that. hidup cuma sekali, jendral. dan peta pertempuran harus segera terbaca! nggak peduli berapa banyak batang rokok yang kita hisap atau berapa banyak kafein yang mengalir dalam darah, hanya saja mau bagaimana kita akan mati, yang pasti warna warni kehidupan ada dalam genggaman... well, nggak peduli bagaimana kita berkata kata, pada akhirnya pun hanya kita yang mengerti apa artinya. you are amazing, you are just who you are. daring where your life takes you somewhere? just enjoy the trip, beibi!!! good to know you...better like this,,

well, i was a monkey blue, hahahaha...akhirnya si bunny blue punya temen ya, jeng. rasanya capeeekkk banget, dan merindukan 'edisi januari' gw yang penuh warna. banyak menulis, meski tidak banyak membaca sebanyak edisi sebelumnya. nggak banyak melakukan perjalanan juga, tapi sangat menikmati 'ruang dan udara' yang ada disekeliling gw. sedikit minum kopi dan banyak minum teh. kopi semakin identik dengan deadline dan hari yang padat aja. tapi karena lagi jarang ngopi (bahkan minggu ini gw belum menyentuh kopi secangkir pun!! bisa gila saya...), kayaknya gw bakal nemuin esensi minum kopi itu setelah kekosongan yang cukup lama, *miss you darrlliinn'!!

kembali lagi, hidup cuma satu kali, jendral!

gw nggak mau memanjakan diri gw dengan reinkarnasi itu. hidup gw bersama semua yang ada di sekitar gw, kalian, fakta, solmet..., semua huruf yang mengalir dalam darah, begitu juga dengan nikotin dan kafein yang terus meracuni diri gw(baca: dengansetiamewarnaihidupsaya), percakapan tingkat tinggi bersama kamu, jeng,, ato lanturan gila bersama kalian, langit yang sama selalu gw lihat, teman-teman seperjuangan, lagu yang sering gw nyanyikan, atau film yang ratusan kali gw ulang, umpatan yang pernah gw dengar dan gw lontarkan, ITU SEMUA HANYA AKAN TERJADI SATU KALI sepanjang hidup gw!!! persetan dengan reinkarnasi itu, karena tidak ada yang menjamin bahwa apakah gw akan bertemu dengan orang yang sama, hidup yang sama, bahkan, apakah gw akan gila kopi nantinya!

gw perlihatkan 'F' dari A to Z yang gw punya. dan silakan menilai.

::::...kopi arabica...:::

...semakin saya ingin lari, semakin saya tidak ingin pergi meninggalkan keramaian yang menjaga saya. menjaga dari godaan yang muncul ketika saya berhadapan dengan diri saya sendiri, apapun itu godaannya. termasuk pikiran sesat yang akan membawa saya pada bayang-bayang kelabu yang mucul secara abstrak bahkan imajiner....

katanya, saya seperti kopi arabika. kualitas kopi arabika saya bila dibikin espresso...uenak tenan.... begitu, Sir? atau lebih tepatnya Kakak yang memiliki kesejatiannya? kenapa 'ketemunya' baru sekarang ya??!! well, setahu saya kopi arabika hanya berbuah sekali setahun, resisten terhadap penyakit, hanya tumbuh ditempat dengan ketinggian tertentu, dan katamu, saya memiliki kualitasnya.

ini lebih dari cukup untuk membuat saya kembali berhadapan dengan diri saya dan meninggalkan seluruh bayang-bayang itu. atau kalau bayang-bayang itu kembali, saya lebih siap untuk menghadapinya...

baru kali ini saya merasakan bahwa hari saya berjalan begitu panjang. padahal, saya sering bertanya pada Tuhan, kenapa satu hari adalah dua puluh empat jam?? saya dijewer kuping rupanya. disela itu, message saya dibalas panjang (bahkan katanya masih ada kelanjutannya? saya tunggu!haha), juga es susu jahe di sore hari plus tisu bakar? kenyang. enough for today, for 24hr of a day.

terima kasih semuanya!!!